ZasieuN

UNICODE

May 16th, 2016
265
0
Never
Not a member of Pastebin yet? Sign Up, it unlocks many cool features!
text 7.82 KB | None | 0 0
  1. Nama OS : UNICODE v1.00
  2.  
  3.  
  4. Langkah - langkah remastering Ubuntu dengan UCK
  5.  
  6. #Instalasi UCK
  7. 1. Pastikan ita menggunakan OS dari distro linux.
  8. 2. Siapkan file .iso yang akan kita remastering. Disini kita menggunakan Ubuntu 16.04 LTS
  9. 3. Install UCK pada OS yang kita gunakan, dengan perintah sudo apt-get install uck
  10. 4. Tunggu hingga beberapa menit hingga instalasi selesai.
  11. 5. Bila instalasi sudah selesai, selanjutnya kita cek apakah sudah terinstall squashfs atau belum. dengan cara mengetikan perintah sudo modprobe squasfs. (squashfs digunakan pada saat packing ulang file kedalam .iso baru)
  12. 6. Jika sudah tidak muncul error maka kita langsung dapat melakukan remastering.
  13.  
  14. #Unpacking File .iso
  15. 1. Masuk ke direktori yang terdapat file .iso yang akan kita remastering. Karena disini kita menyimpan file .iso di /home maka kita tinggal mengeksekusinya.
  16. 2. Unpacking file .iso tersebut dengan perintah sudo uck-remaster-unpack-iso ubuntu-16.04-lts.iso
  17. 3. Setelah unpack file .iso selesai selanjutnya kita lakukan unpack rootfs dengan perintah sudo uck-remaster-unpack-rootfs
  18. 4. Selanjutnya lakukan unpack initrd dengan perintah sudo uck-remaster-unpack-initrd
  19. 5. Selesai melakukan 3 unpack tersebut, selanjutnya kita masuk ke terminal pada .iso yang kita unpack tadi dengan perntah sudo uck-remaster-chroot-rootfs
  20. 6. Bila sudah masuk keterminal dari .iso tadi, kita dapat melakukan instalasi software-software yang kita inginkan.
  21.  
  22. #Instalasi
  23. 1. Pada OS kami, kami melakukan instalasi beberapa software yang berkaitan dengan pemrograman.
  24. 2. Pertama melakukan instalasi geany, geany ini berfungsi untuk text-editor dan program-compiler bahasa C/C++ dengan perintah sudo apt-get install geany
  25. 3. Kedua melakukan instalasi ruby, ini berfungsi untuk program-compiler script ruby, dengan perintah sudo apt-get install ruby, sudo apt-get install rails, sudo apt-get install bundler, sudo apt-get install rake
  26. 4. Ketiga melakukan instalasi perl, agar kita dapat menjalankan script yang berbasis perl, dengan perintah sudo apt-get install perl
  27. 5. Keempat melakukan instalasi free-pascal, ini berfungsi sebagai program-compiler script pascal dengan perintah sudo apt-get install fp-compiler, sudo apt-get install fp-ide
  28. 6. Kelima melakukan instalasi openjdk untuk program-compiler script java, menggunakan perintah sudo apt-get install openjdk-7-jdk openjdk-7-jre icedtea-7-plugin
  29. 7. Keenam melakukan instalasi lazarus yang berfungsi sebagai text-editor dan program-compiler script delphi dengan perintah sudo apt-get install lazarus
  30.  
  31. #Merubah Desktop Environment
  32. 1. Ubuntu 16.04 LTS yang kita gunakan menggunakan DE default Unity dan kita akan merubahnya menjadi GNOME sebagai default Desktop Environment OS kita.
  33. 2. Pertama kita lakukan instalasi gnome-shell dan gnome-desktop terlebih dahulu dengan menggunakan perintah sudo apt-get install gnome-shell ubuntu-gnome-desktop
  34. 3. Setelah instalasi selesai langkah selanjutnya adalah menghapus DE unity agar GNOME yang kita install tadi menjadi default DE OS kita, menggunakan perintah sudo apt-get remove unity
  35.  
  36. #Merubah Default Icons
  37. 1. Kita merubah icon default kita menjadi Numix-Circle
  38. 2. Pertama kita download terlebih dahulu icons pack dari numix-circle, kemudian kita buka nautilus sebagai root agar dapat melakukan copy paste dengan perintah sudo nautilus
  39. 3. Setelah terbuka nautilus baru, kita masuk ke folder /tmp/remaster-root/usr/share/icons. Paste semua isi pada folder icons pack Numix-Circle kedalam folder Adwaita
  40.  
  41. #Merubah Background
  42. 1. Buka nautilus sebagai root, dengan sudo nautilus dan masuk ke folder /tmp/remaster-root/usr/share/backgrounds.
  43. 2. Paste gambar yang akan kita jadikan default background os kita
  44. 3. Hapus file Greenish_by_EstebanMitnick.jpg
  45. 4. Lalu rename gambar yang kita paste tadi menjadi Greenish_by_EstebanMitnick.jpg
  46.  
  47. #Merubah Background ubiquity-slideshow
  48. 1. Buka nautilus sebagai root, dengan sudo nautilus dan masuk ke folder /tmp/remaster-root/usr/share/ubiquity-slideshow/slides/link.
  49. 2. Paste gambar yang akan kita jadikan default background os kita
  50. 3. Hapus file background.jpg
  51. 4. Lalu rename gambar yang kita paste tadi menjadi background.jpg
  52.  
  53. #Merubah Screen Plymouth
  54. 1. Buka nautilus sebagai root, dengan sudo nautilus dan masuk ke folder /tmp/remaster-root/usr/share/plymouth/theme/
  55. 2. Lalu buka gnome-ubuntu.plymouth dan ganti ubuntu menjadi Unicode GNOME
  56.  
  57. #Finishing
  58. 1. Setelah merasa cukup melakukan perubahan yang diinginkan kemudian langkah selanjutnya adalah melakukan packing ulang file .iso tadi
  59. 2. Pertama lakukan packing pada initrd dengan perintah sudo uck-remaster-pack-initrd
  60. 3. Setelah selesai kemudian lakukan packing rootfs dengan perintah sudo uck-remaster-pack-rootfs
  61. 4. Dan terakhir adalah membuat file .iso kita dengan perintah sudo uck-remaster-pack-iso unicode-v1.00.iso
  62.  
  63. Alasan :
  64. 1. Memakai UCK Remaster Kit untuk remastering : Karena dengan menggunakan UCK kita lebih dapat mengeksplore OS lebih jauh dibanding menggunakan aplikasi remastering lainnya.
  65. 2. Memakai Ubuntu 16.04 LTS : Karena Ubuntu 16.04 LTS ini cenderung lebih stabil dan tidak begitu banyak error dan bug, sehingga mempermudah untuk melakukan remastering.
  66. 3. Menamai OS sebagai UNICODE : Karena OS kita bertema untuk Programing dan UNICODE sendiri memiliki arti UNIVERSAL CODE, karena mendukung untuk banyak bahasa pemrograman dan memudahkan programer untuk membuat atau mengcompile script atau program yang mereka buat.
  67. 4. Menggunakan Desktop Environment GNOME : Karena menurut kami GNOME adalah DE paling bagus untuk ubuntu, dari sisi responsive dan kenyamanan GNOME sangat unggul.
  68.  
  69. Kelebihan Menggunakan UCK :
  70. 1. Explore file dari OS lebih luas, karena dilakukan dengan cara manual
  71. 2. Lebih hemat saat digunakan untuk remastering dibanding remastersys
  72. 3. Lebih kompleks untuk mengubah menjadi OS yang kita inginkan (dapat untuk mengedit sistem)
  73. 4. Compatible untuk semua versi linux
  74.  
  75. Kelemahan Menggunakan UCK :
  76. 1. Karena menggunakan UCK memiliki keterbatasan tidak adanya Interface yang disuguhkan saat meremastering, maka hal – hal yang dapat dilakukan juga tidak begitu banyak, salah satunya untuk mengganti theme GTK tidak dapat dilakukan.
  77. 2. Membutuhkan space HDD yang cukup besar untuk tempat meletakan hasil unpack ISO yang akan kita remastering.
  78. 3. Tidak dapat melakukan remove pada beberapa aplikasi bawaan, karena hanya menggunakan terminal sebagai perantara antara OS dengan user (tidak tersedianya GUI).
  79. 4. Harus melakukan packing ISO terlebih dahulu untuk melihat hasil remastering.
  80.  
  81.  
  82. Software yang diinstall :
  83. 1. C++ (Geany)
  84. Geany digunakan untuk membuat dan mengcompile script c++
  85. Cara install : sudo apt-get install geany
  86. 2. Delphi (Lazarus)
  87. Lazarus digunakan untuk membuat dan mengcompile script delphi
  88. Cara install : sudo apt-get install lazarus
  89. 3. Ruby
  90. Untuk membuat code ruby cukup menggunakan gedit atau nano yang sudah tersedia pada ubuntu dan langsung dapat di compile di terminal, karena sudah terinstall ruby
  91. Cara install : sudo apt-get install ruby
  92. Sudo apt-get install rails
  93. 4. Pascal (Free Pascal)
  94. Free Pascal untuk membuat dan mengcompile script Pascal
  95. Cara install : sudo apt-get install fp-compiler
  96. sudo apt-get install fp-ide
  97. 5. Perl
  98. Untuk membuat code perl cukup menggunakan gedit atau nano yang sudah tersedia pada ubuntu dan langsung dapat di compile diterminal, karena sudah terinstall perl.
  99. Cara install : sudo apt-get install perl
  100. 6. Python
  101. Untuk membuat code perl cukup menggunakan gedit atau nano yang sudah tersedia pada ubuntu dan langsung dapat di compile diterminal, karena sudah terinstall Python
  102. Cara install : sudo apt-get install python
  103. 7. Java (Openjdk)
  104. Untuk membuat code perl cukup menggunakan gedit atau nano yang sudah tersedia pada ubuntu dan langsung dapat di compile diterminal, karena sudah terinstall java.
  105. Cara install : sudo apt-get install openjdk-7-jdk
  106. Cara menjalankan : https://rudytabutyy.wordpress.com/2013/06/12/cara-compile-java-lewat-terminal/
Advertisement
Add Comment
Please, Sign In to add comment