Guest User

Untitled

a guest
Aug 19th, 2025
429
0
Never
Not a member of Pastebin yet? Sign Up, it unlocks many cool features!
text 13.61 KB | None | 0 0
  1. Terima kasih Bapak Men, Bismillahirrahmanirrahim, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
  2. Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua, Pak Menko, PMK, Pak Pratik, Pak Brian, teman saya yang sebentar lagi akan
  3. jadi Nobel Laureate juga. Moga-moga, amin.
  4. The distinguished guest, the Nobel Laureate, thank you very much for coming here and I do hope that you are going to provide an inspirational speech.
  5. So, in the next 10 years, Indonesia is going to have a lot of Nobel Laureate. I think they are all here, the candidates.
  6. Bapak dan Ibu sekalian, para teman-teman saya di kabinet.
  7. Para rektor, para peneliti, dan juga seluruh orang-orang pinter yang pasti IQ-nya di atas.
  8. Berapa Pak Brian-nya di sini? Tadi kan disampaikan, apa, indikatornya apa tadi Pak?
  9. Ya, oke. Moga-moga semuanya paling tidak sama dengan Pak Brian.
  10. Pak Brian itu adalah baseline, bukan top line.
  11. Gitu ya? Setuju enggak?
  12. Karena saya mau cerita tentang APBN dan keuangan negara untuk mendukung science, technology, dan industry yang merupakan topik hari ini.
  13. Ibu-bapak sekalian, pertama saya ingin menyampaikan terima kasih telah dilakukan suatu konvensi science, technology, dan industry Indonesia 2025.
  14. Ini adalah suatu inisiatif yang sangat tepat.
  15. Tepat waktu, timely, dan juga tepat dari sisi topik.
  16. Karena dunia hari ini sangat dominated by science, technology, dan yang menggerakkan apa saja sekarang ini di dunia.
  17. Kalau Anda semuanya mungkin sebagian investasi di saham di Amerika, it is all the industry yang basisnya science, technology yang menggerakkan dan meningkatkan kesejahteraan atau value added.
  18. Tapi, dunia hari ini tidak dalam kondisi yang mudah.
  19. Terjadi pergeseran yang sangat fundamental di dalam geopolitik persaingan yang makin sengit antar negara.
  20. Persaingan yang tujuannya adalah untuk menguasai atau menciptakan hegemoni atau ruang pengaruh yang sangat besar beyond satu country.
  21. Bisa basisnya ideologi, bisa basisnya pragmatism, yaitu menjaga kepentingan negara tersebut.
  22. Oleh karena itu, Indonesia sebagai sebuah negara besar, baik dari sisi geografi, demografi, lokasi, dan juga size dari ekonominya,
  23. kita pasti akan menjadi salah satu negara yang menjadi pelaku atau menjadi ajang dari persaingan itu.
  24. Pilihan ada di kita.
  25. Kalau kita hanya menjadi ajang, berarti ini adalah tempat pertempuran dari pengaruh-pengaruh seluruh dunia.
  26. Kalau kita ingin menjadi pelaku, berarti kita sendiri yang harus menyiapkan.
  27. Dan menyiapkan diri itu berarti tidak hanya manusia-manusianya yang sangat penting,
  28. dan yang di ruangan ini adalah the elite intellectual yang punya tanggung jawab besar terhadap posisi Indonesia
  29. agar tidak hanya sebagai ajang, tapi juga menjadi pelaku di dalam pergaulan dunia yang hari-hari ini sangat sengit diisi dengan sentimen persaingan.
  30. Namun tidak hanya SDM, kita juga punya tantangan.
  31. Homework yang luar biasa penting, yaitu institutional building, dan tentu juga semuanya membutuhkan resources, terutama keuangan.
  32. APBN adalah instrumen yang sangat penting di dalam sebuah negara mencapai cita-citanya.
  33. Namun untuk bisa APBN berperan penting dibutuhkan suatu kesepakatan dan juga kerjasama yang luar biasa.
  34. Saya rasa kita semuanya memahami bahwa teknologi, science, merupakan faktor penentu bagi sebuah perekonomian untuk maju.
  35. Dia menentukan total faktor productivity dari sebuah negara dan perekonomian.
  36. Ekonomi tidak hanya bisa tumbuh hanya dengan menambah jumlah labor, tidak hanya dengan menambah jumlah capital,
  37. tapi kombinasi labor dan capital yang disertakan.
  38. Kepala teknologi dan teknologi akan menciptakan suatu productivity dan solusi yang kemudian bisa memajukan perekonomian tersebut.
  39. Oleh karena itu, negara-negara maju pasti investasi sangat besar di bidang science, teknologi, riset, dan pendidikan.
  40. Saya menganggap konvensi ini saya harap akan menjadi salah satu bentuk bagi kita semuanya untuk bekerjasama.
  41. Antara akademisi, industri, pemerintah, dan terutama juga dengan seluruh stakeholder dalam sebuah ekosistem
  42. yang meningkatkan productivity melalui science dan teknologi.
  43. Saya akan memulai dengan peranan APBN.
  44. 20% dari anggaran APBN belanja itu didesain untuk pendidikan.
  45. Itu mandat konstitusi.
  46. Untuk tahun ini 750 triliun.
  47. Alokasi anggaran ini dipakai untuk memperkuat ekosistem dari seluruh pendidikan.
  48. Namun Indonesia adalah negara besar.
  49. Kalau kita bicara pendidikan, kita bisa bicara dari mulai madrasah, pendidikan sekolah negeri, swasta,
  50. atau kita bicara tentang guru, dari mulai guru honorer sampai dengan profesor,
  51. atau orang-orang.
  52. Yang pinter yang ada di ruangan seperti ini peneliti dan perguruan tinggi yang juga begitu sangat diverse.
  53. Saya ingat sih beberapa bulan yang lalu ada demo guru tidak dapat tukin, dosen tidak dapat tukin.
  54. Tapi saya yakin bukan dosen yang duduk di sini.
  55. Karena yang demo itu ternyata dosen itu ada beberapa jenis dosen.
  56. Pak Brian yang biasanya ngurusin pendidikan.
  57. Penelitian yang hebat-hebat tiba-tiba jadi menteri langsung ngurusin tukin dosen.
  58. Tapi itu yang bisa membuat memenangkan Nobel Pak Brian nanti.
  59. Tapi kita tahu bahwa intelektualitas dan kepandaian maupun kemampuan untuk meraih prestasi itu bukan masalah azas sama rata sama rasa.
  60. Begitu jadi dosen kemudian punya hak privilege untuk mendapatkan.
  61. Tunjangan.
  62. Dosen juga harus diukur kinerjanya.
  63. Dan inilah yang mungkin menjadi salah satu ujian bagi Indonesia.
  64. Are we rewarding the achievement atau are we going to distributing the money for the sake of just equality?
  65. Ini merupakan suatu design incentive yang menurut saya teman-teman dari kelompok perguruan tinggi harus membahas dan mempertanyakan diri sendiri.
  66. Dan mungkin juga merekomendasi.
  67. What kind of incentive system yang harusnya kita establish untuk membuat anggaran pendidikan itu benar-benar menghasilkan hasil yang baik.
  68. Untuk hari ini kami mengelola APBN untuk anggaran pendidikan berdasarkan ekosistem pendidikan.
  69. Klaster pertama adalah anggaran yang dialokasikan untuk benefitnya adalah pendidikan.
  70. Para murid sampai dengan mahasiswa.
  71. Itu dari biaya operasi sekolah yang dihitung per kapita dari murid.
  72. PIP yaitu beasiswa untuk pelajar.
  73. KIP beasiswa untuk kuliah.
  74. Beasiswa sampai dengan pas kasar jana.
  75. Dan juga berbagai hal yang tujuannya adalah investment manfaatnya adalah kepada murid tersebut.
  76. Atau mahasiswa.
  77. Bahkan dari paut sekarang sebelum usia lima tahun.
  78. Ini menjadi penting di dalam investment human capital.
  79. Klaster kedua adalah untuk guru dan dosen.
  80. Dan itu belanjanya dari mulai gaji sampai dengan tunjangan kinerja tadi.
  81. Banyak di media sosial saya selalu mengatakan.
  82. Oh menjadi dosen atau menjadi guru tidak dihargai karena gajinya enggak besar.
  83. Ini juga salah satu tantangan bagi keuangan negara.
  84. Apakah semuanya harus keuangan negara ataukah ada partisipasi dari masyarakat.
  85. Klaster ketiga di dalam ekosistem pendidikan atau belanja pendidikan adalah untuk sarana prasarana.
  86. Dari membangun sekolah.
  87. Bapak presiden dalam hal ini sekarang meminta
  88. revitalisasi sekolah-sekolah yang rusak sampai membangun sekolah baru seperti sekolah rakyat untuk anak-anak miskin hingga membangun kampus-kampus dan laboratorium penelitian itu semuanya adalah masuk di dalam anggaran pendidikan termasuk membangun rumah sakit pendidikan karena saya dari tadi sama Pak Menteri Kesehatan dan dia adalah ketua MBA nya ITB jadi harus saya sebut kalau enggak nanti saya pulang enggak selamat.
  89. Dan itu adalah semuanya digunakan di dalam rangka untuk memperkuat ekosistem pendidikan dan penelitian di Indonesia.
  90. Tahun 2025 kami juga ingin melaporkan kepada para pemimpin intelektual peneliti dan seluruh pegiat di dalam sains dan teknologi.
  91. Bahwa negara Indonesia sekarang memiliki yang disebut dana abadi pendidikan.
  92. Sampai 154,1 triliun rupiah saya termasuk yang memulai melahirkan dana pendidikan abadi ini tahun 2009 dengan 1 triliun rupiah waktu itu motivasinya ada dua make sure bahwa anggaran 20% di dalam APBN yang diamanatkan konstitusi.
  93. Tidak wasted jadi kalau tidak terbelanjakan dia harus menjadi dana abadi karena waktu kita semuanya belanjakan banyak juga sekolah-sekolah yang tidak mampu untuk menggunakan sehingga dia pakai beli kursi padahal kursinya masih bagus ngelabur atau ngechat ngelabur itu bahasa saya bahasa orang tua anak-anak sekarang enggak ada yang tahu ngelabur.
  94. Ngechat sekolah ganti pager padahal.
  95. Dia adalah karena dia enggak tahu bagaimana menghabiskan dana pendidikan maka motif pertama dulu adalah making sure bahwa dana pendidikan tidak goes wasted dibuatlah wadah yang disebut dana abadi.
  96. Tapi motif kedua adalah karena saya waktu jadi menteri keuangan di 2005-2006 mulainya itu saya merasa minder karena banyak orang Indonesia yang tidak mampu sekolah di The Bank.
  97. Sama menteri keuangan waktu itu saya even di lingkungan ASEAN Malaysia Singapura mereka selalu bilang oh I have my staff udah belajar di Harvard di Columbia di Stanford gitu di London School of Economics.
  98. Saya bilang anak buah saya enggak ada yang lulusan situ dan kita merasa suddenly we realize kita harus catching up.
  99. Sehingga muncullah keinginan untuk bisa mengirim orang Indonesia saya yakin mereka itu mampu masuk university yang top bagus di dunia namun selama ini tidak mampu karena tidak ada biaya.
  100. Sehingga saya ingin melaporkan kepada Bapak Ibu sekalian 154,11 triliun kalau tahun ini ditambah dengan another 20 triliun akan menjadi 175 next year kemarin kita juga akan menambahkan lagi.
  101. Dana abadi pendidikan 126,12 ini untuk pendidikan, dana abadi penelitian 12,99 triliun, dana abadi perguruan tinggi 10 triliun, dana abadi kebudayaan 5 triliun.
  102. Dengan dana abadi tersebut 670 ribu anak-anak Indonesia telah menerima manfaat.
  103. 92 ribu menerima manfaat dalam bentuk beasiswa gelar, 55.586 alumni dan 578 ribu penerima beasiswa non-degree.
  104. What about the top university di dunia?
  105. 3.363 orang, 24 alumni LPDB dari MIT.
  106. Yang saya yakin mungkin di sini ada enggak.
  107. 63 alumni dari University of Oxford, 96 alumni Harvard University, 72 alumni dari University of Cambridge, 20 alumni dari Stanford, 78 dari Berkeley,
  108. University of California Berkeley, and 308 dari Imperial College London.
  109. Enggak ada yang tepuk tangan, oh tepuk tangan.
  110. From zero to 3.363, it's quite something.
  111. Saya berharap akan lebih banyak lagi, walaupun Pak Brian kemarin dengan Pak Pratik,
  112. beliau akan menentukan sekolah masyarakat.
  113. Saya berharap akan lebih banyak lagi, walaupun Pak Brian kemarin dengan Pak Pratik, beliau akan menentukan sekolah masyarakat.
  114. Dan bidang mana yang akan menjadi destiny dan bidang apa, saya rasa itu adalah policy dari setiap pemangku kepentingan.
  115. Kami yang mengelola dananya supaya bisa sesuai dengan kepentingan dari masing-masing sektor.
  116. Untuk STEM, beasiswa mencapai 58.597 mahasiswa.
  117. Jadi Bapak-Bapak dan Ibu sekalian ini masih akan banyak lagi puluhan ribu yang akan follow your steps.
  118. Kalau Bapak stepnya berhenti, ya Republik berhenti.
  119. Kalau Bapak dan Ibu sekalian akan menjadi pemenang Nobel Laureate nanti,
  120. pasti yang 58 ribu nanti akan inspired by you.
  121. Jadi Anda semuanya juga memiliki tugas yang sama beratnya.
  122. Sehingga kita semuanya sama-sama bekerja sama.
  123. LPDB juga memberikan grant untuk berbagai penelitian.
  124. Dalam hal ini, 2.792 project research di bidang STEM dan industri strategis.
  125. 1.274 masih jalan dan 1.199 telah selesai.
  126. The good side about LPDB adalah Anda, saya tahu karena saya pernah jadi peneliti,
  127. selalu bilang, Bu peneliti itu enggak mengikuti.
  128. Tahun anggaran.
  129. Kita idenya bisa jalan, research kita muncul, data barangkali juga perlu,
  130. sehingga enggak mungkin Desember tiba-tiba ditutup, nanti Januari mulai lagi gitu ya.
  131. Kan kayak gitu kan, komplain Anda ya?
  132. Ya gitu loh.
  133. Sehingga LPDB itu bisa multi years dan tidak mengikuti tahun anggaran.
  134. Poin saya adalah kita semuanya mencoba untuk mendengar dan mendesain
  135. sehingga...
  136. bukan alasan administrasi keuangan dan keuangan yang menjadi kendala Anda.
  137. Tapi saya mengatakan ini bukannya bahwa uangnya unlimited,
  138. resource selalu terbatas, di seluruh dunia juga begitu.
  139. Dan resources harus ditata kelolakan dengan baik.
  140. Tidak berarti bahwa kalau kemudian peneliti,
  141. then you can use seenak-enaknya without any accountability.
  142. Dalam research unggulan, kita menduduki atau mendukung penelitian.
  143. Dan mendukung juga berbagai topik yang sekarang sangat actual.
  144. Kecerdasan buatan atau AI, internet of thing, semiconductor, teknologi hijau,
  145. semuanya adalah area yang juga didanai untuk penelitian.
  146. Terakhir saya ingin menyampaikan kepada Bapak dan Ibu sekalian,
  147. kami juga menyiapkan instrumen fiskal dalam bentuk tax incentive untuk penelitian.
  148. Yang disebut super tax deduction.
  149. Dalam hal ini, kegiatan penelitian, pengembangan, dan juga di biang sains ini,
  150. dalam hal ini, kegiatan penelitian, pengembangan, dan juga di biang sains ini,
  151. kalau ada wajib pajak perusahaan, saya harap di sini ada industri,
  152. yang akan mengeluarkan untuk biaya penelitian, untuk produknya, untuk pengembangan,
  153. kalau dia mengeluarkan 1 milyard mereka bisa mendidak 3 kali lipatnya untuk pengurangan.
  154. kali lipatnya untuk pengurangan
  155. pajak. Tiga kali lipatnya.
  156. Mening kalau dia
  157. mengeluarkan 1 miliar bisa
  158. mendidak 3 bilion rupiah
  159. untuk
  160. pengenakan pajaknya.
  161. Saat ini sudah ada
  162. 30 wajib pajak yang
  163. mengajukan 224
  164. proposal yang
  165. estimasinya mencapai
  166. 1,46 triliun
  167. rupiah.
  168. Saya berharap Bapak dan Ibu
  169. sekalian peneliti juga agak entrepreneurial
  170. ajak aja industri
  171. terus bilang, eh kalau kamu
  172. meneliti sama saya, kamu
  173. ngeluarin 1 miliar
  174. you can deduct triple
  175. dari pajak Anda.
  176. Itu kan malah untung
  177. kan mestinya ya. Jadi saya
  178. berharap itu mungkin perlu menjadi
  179. sesuatu yang bisa menjadi
  180. ide bagi Bapak Ibu sekalian.
  181. Saya rasa itu
  182. yang kami bisa lakukan untuk
  183. mendukung seluruh upaya
  184. dari Ibu Bapak sekalian.
  185. Beasiswa ada
  186. pembangunan, ada
  187. penelitian, ada
  188. resourcesnya dibuat
  189. fleksibel. So if we've
  190. already done our part,
  191. it is time for you to do your part.
  192. Be excellent.
  193. Terima kasih.
Add Comment
Please, Sign In to add comment