SHARE
TWEET

Cerita Teman Yang Berusaha Istiqomah

w_permadi Jan 17th, 2020 (edited) 92 Never
Not a member of Pastebin yet? Sign Up, it unlocks many cool features!
  1. Assalammu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh
  2.  
  3. Saya mau cerita dari kisah teman saya. Dia cerita kalau pembantunya tiba-tiba keluar tanpa mau memberi sebab. Kalau menurutnya mungkin karena bosan dan kelelahan. Soalnya anaknya memang sedang bandel2nya jadi memang harus sabar menjaganya.
  4. Btw keluarga kecil temanku ini memang bisa dibilang Islamnya baik. Mereka berusaha menjalankan syariah dengan baik, mereka sudah mencontohkan cara hidup seperti Rasulullah. Biasanya keluarga2 seperti ini penghasilannya pas2an. Mereka tidak pernah bermewah2an. Kalau orang2 pada mengejar pengen piknik beda sama keluarga ini tidak pernah terpikir untuk piknik atau bersenang2.
  5.  
  6. Sayangnya aku akhir2 ini jarang melihat temanku ini Shalat di Masjid mungkin karena kesibukannya. Dia adalah pekerja ulet. Sering ngelembur. Dia bekerja di sebuah institusi Islam. Dia pernah bilang senang disana karena dia berusaha memperjuangkan Islam melalui institusi tsb. Jadi bekerja itu lillahi ta'ala jadi jangan mengharapkan imbalan. Anggap saja jika mendapat imbalan itu adalah bonus dari Allah.
  7.  
  8. Nah bisa jadi pembantunya ini sudah bosan dengan gaya hidup mereka yang Islami, gaji juga segitu2 aja.
  9. Ya kalau mengharap gaji gede kerja saja sama non Muslim. Cuma biasanya ada yg harus dikorbankan misalkan keimanan.
  10. Temannya pembantunya itu pernah kerja sama orang Jepang. Tapi makanannya ada babinya. Pernah juga kerja di restoran Nasrani tapi dia dilarang memakai jilbab. Ya itu pilihan mau memilih gaji gede tapi keimanan dikorbankan atau tetap istiqomah tidak melanggar syariah tapi gaji pas2an.
  11.  
  12. Saya sekedar sharing saja cerita temanku itu. Sekedar menggambarkan betapa beratnya bagi seorang Muslim yang ingin istiqomah menjalankan Syariat Islam. Memang dunia bukanlah tujuan kita karena hidup di dunia hanya sebentar.
  13. Terimakasih sudah meluangkan waktu membaca tulisan ini.
  14. Jazakumullahu khairan
  15.  
  16. Wassalammu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh
RAW Paste Data
We use cookies for various purposes including analytics. By continuing to use Pastebin, you agree to our use of cookies as described in the Cookies Policy. OK, I Understand
Top