SHARE
TWEET

9 Elemen dalam Jurnalisme dan 5 Konsep Verifikasi

tamanmerah Apr 2nd, 2019 93 Never
Not a member of Pastebin yet? Sign Up, it unlocks many cool features!
  1. 9 Elemen Jurnalisme dan 5 Konsep Verifikasi
  2. -------
  3.  
  4. *1. Kewajiban Utama Jurnalisme: Mencari Kebenaran*
  5. Lebih dari sekedar akurasi. Mengejar kebenaran yang tidak berat sebelah (fair, adil).
  6. Jurnalistik bersifat reaktif dan praktis, ketimbang filosofis dan introspektif, bentuk kebenaran yang bisa dipraktikkan dan fungsional.
  7. Wartawan perlu mengembangkan prosedur dan proses untuk sampai pada kebenaran fungsional. Wartawan harus bisa membahasakan kebenaran-fungsional kepada warga negara.
  8.  
  9. *2. Loyalitas Utama Jurnalisme: Warga Negara*
  10. Jurnalisme bekerja untuk warga. Komitmen kepada warga lebih besar daripada egoisme profesional.
  11. Hakekat independensi jurnalisme adalah setia kepada warga.
  12. Komersialisme di perusahaan media sering membingungkan wartawan. Ambil peran di media, agar bisa ikut memutuskan loyalitas dan kualitas berita.
  13. Buatlah firewall untuk memisahkan posisi pengiklan dari media, wartawan, dan warga.
  14.  
  15. *3. Esensi Jurnalisme: Disiplin Verifikasi*
  16. Disiplin verifikasi adalah pembeda jurnalisme dari hiburan, propaganda, fiksi, ataupun seni.
  17.  
  18. -------
  19. *5 Konsep dalam Verifikasi (Menurut Kovach dan Rosenstiel):*
  20. 1. Jangan menambah atau mengarang apapun.
  21. 2. Jangan menipu atau menyesatkan pembaca, pemirsa, maupun pendengar.
  22. 3, Bersikaplah setransparan dan sejujur mungkin tentang metode dan motivasi Anda dalam melakukan reportase.
  23. 4. Bersandarlah terutama pada reportase Anda sendiri.
  24. 5. Bersikaplah rendah hati.
  25. -------
  26.  
  27. *4. Jurnalis Harus Menjaga Independensi dari Obyek Liputannya*
  28. Termasuk di ranah opini, kritik, dan komentar.
  29. Independensi semangat dan pikiran, tidaklah sama dengan netralitas.
  30.  
  31. *5. Jurnalis menjadi Pemantau Independen dari Kekuasaan*
  32. Jurnalistik harus menjadi pemantau kekuasaan.
  33. Jurnalis tahu peraturan dan hukum. Bukan partisan, bukan kaki-tangan perusahaan yang sengaja untuk melawan pemerintah. Jurnalis mencegah terjadinya tirani.
  34.  
  35. *6. Jurnalis Harus Memberi Forum untuk Publik Saling Kritik dan Menemukan Kompromi*
  36. Laporan berita hanyalah bagian dari percakapan. Diskusi publik harus dibangun di atas prinsip-prinsip yang sama sebagaimana hal lain dalam jurnalistik, yakni prinsip kejujuran, fakta, dan verifikasi. Forum tanpa sikap hormat pada fakta akan gagal memberi informasi. Sebuah debat yang dipenuhi prasangka dan pengandaian hanya akan menimbulkan amarah belaka.
  37.  
  38. *7. Jurnalis Harus Berusaha Membuat Hal Penting Menjadi Menarik dan Relevan*
  39. Tantangannya adalah menemukan informasi yang orang butuhkan dan membuatnya bermakna, relevan, dan enak disimak. Bukan sekadar menyediakan informasi, tetapi menghadirkan informasi yang menarik.
  40.  
  41. *8. Jurnalis Harus Membuat Berita yang Komprehensif dan Proporsional*
  42. Komprehensif dan proporsional menjadi kunci akurasi (ketepatan). Ini bisa dikerjakan dengan instrumen penjelas seperti: data, infografis, dll.
  43.  
  44. *9. Jurnalis Harus Diperbolehkan Mendengarkan Hati Nurani Personalnya*
  45. Jurnalis boleh menyuarakan hati nuraninya. Redaksi adalah ruang terbuka untuk menyuarakan hati nurani sekuat-kuatnya.
  46. -------
  47. *[dm]*
RAW Paste Data
We use cookies for various purposes including analytics. By continuing to use Pastebin, you agree to our use of cookies as described in the Cookies Policy. OK, I Understand
Top