tamanmerah

Belajar Logika dan Teka-teki dari Dongeng 1001 Malam

Apr 25th, 2019
89
Never
Not a member of Pastebin yet? Sign Up, it unlocks many cool features!
  1. *Belajar Logika dan Teka-teki dari Dongeng 1001 Malam*
  2. Oleh. Day Milovich,,
  3. ---
  4. Scheherazade berkata kepada Sang Raja, "Aku akan memberimu pertanyaan yang hanya boleh dijawab dengan -iya- atau -tidak-. Apapun jawaban Raja, aku tidak akan dibunuh.".
  5.  
  6. Tahukah kamu, apa pertanyaan itu?
  7.  
  8. Scheherazade bertanya, apapun jawaban Sang Raja, dia tidak jadi dibunuh.
  9.  
  10. Scheherazade, berani mendatangi dan menghentikan kekejaman Sang Raja dengan cerita berbingkai dan teka-teki menakjubkan. Dia menang.
  11.  
  12. Scheherazade dikenal dalam "Dongeng 1001 Malam" (Arabian Nights), cerita berbingkai yang memperkenalkan tokoh Ali Baba, Sinbad, dll. Dongeng ini mirip ensiklopedi, cerita berbingkai yang tak habis diulas.
  13.  
  14. Scheherazade, mengisahkan itu, malam demi malam, kepada Sang Raja yang insomnia, karena Sang Raja dihantui perasaan bersalah kepada mendiang Permaisuri. Sang Raja meminta disediakan seorang perempuan untuk diajak tidur, lalu dibunuh. Selalu begitu, malam demi malam, sampai kemudian datanglah Scheherazade, perempuan pembawa cerita dan kelak akan mengubah cerita.
  15.  
  16. Ada banyak versi tentang "Dongeng 1001 Malam" (Arabian Nights). Anda bisa menonton Mili Avital memerankan tokoh Scheherazade (pernah diputar di MTV, silakan cari infonya di IMDB).
  17. Sayangnya, Dongeng 1001 Malam terlalu singkat.
  18.  
  19. Bebas pula orang menggunakan "mitos" menjadi pelajaran berharga sampai sekarang.
  20.  
  21. Scheherazade, dalam banyak literatur disebutkan bahwa dia akhirnya dibunuh Sang Raja.
  22. Buku ini tidak berpendapat demikian. Scheherazade menjadi isteri Sang Raja. Setelah dikabarkan "sudah dihukum mati", keduanya melanjutkan bahkan mereka melanjutkan bercerita. Bahkan, "menurut informasi terpercaya", Scheherazade mengajarkan logika formal kepada Sang Raja, dalam bentuk teka-teki yang sangat banyak.
  23.  
  24. Ketika para pembaca bertanya-tanya, "Mengapa Raja tidak jadi membunuh Scheherazade?" buku ini menceritakan "pertanyaan jebakan" Scheherazade kepada Sang Raja, di mana apapun jawaban Sang Raja hasilnya adalah : Scheherazade tidak akan dibunuh.
  25.  
  26. Buku ini mengulasnya dengan bentuk-bentuk pertanyaan dan alternatif jawaban yang selalu membuat Scheherazade lolos dari maut.
  27.  
  28. Apakah demikian yang senyatanya terjadi? Tidak penting.
  29.  
  30. Buku ini mengajarkan logika formal dalam bentuk teka-teki. Tentu saja pembaca akan berhadapan dengan pengamatan matematis, logika koersif, trik logika dan game, pertanyaan paradoks, dll. Semuanya dikemas menjadi teka-teki disertai jawaban.
  31.  
  32. Saya sengaja menaruh buku ini di atas meja, tempat orang banyak bisa menjangkau. Mereka membaca sebentar, namun menyatakan kesulitan dengan teka-teki di dalamnya, kemudian selalu membuka halaman solusi di bagian belakang. Kebanyakan pembaca buku ini di sekitar saya, lebih suka menghafalkan solusi.
  33.  
  34. Pernyataan logika, dalam buku ini, lebih mirip "soal cerita" dalam matematika, akhirnya, cara paling mudah untuk menjawabnya adalah dengan mengubah pernyataan di dalamnya menjadi simbol-simbol dalam logika. Peganglah pensil dan kertas kosong jika perlu.
  35.  
  36. Buku ini hendak mengajarkan logika, sehingga sebaiknya melampirkan prinsip-prinsip dasar logika di bagian tersendiri.
  37.  
  38. Logika, diajarkan di sekolah dasar sampai perguruan tinggi, akan lebih disukai jika dikemas menjadi "soal cerita" seperti dalam buku ini. Logika adalah tentang cara berpikir. Orang punya banyak jawaban, berasal dari orang lain, tetapi jarang memikirkan cara berpikir. Dan hal terpenting dalam membaca buku adalah memahami cara berpikir penulisnya.
  39.  
  40. Jika saja Scheherazade ternyata memang dibunuh, dia telah memiliki keberanian mendatangi Sang Raja dan menunda pembunuhan setiap malam.
  41. Kita mengenal Pambayun (dalam cerita Mangir) yang memiliki keberanian dan kecerdasan serupa, sehingga musuhnya jatuh hati dan takluk, dengan tarian, tembang, dan diplomasi.
  42.  
  43. Jika saja Scheherazade memang hidup dan menjadi isteri Sang Raja, dia telah mengajarkan logika dalam bentuk cerita yang menakjubkan dalam buku ini.
  44.  
  45. Selamat membaca.
  46. ---
  47. Day Milovich,,
  48. Webmaster, artworker, penulis, tinggal di Rembang dan Semarang.
RAW Paste Data