SHARE
TWEET

Workshop Sehari Menulis Berita

tamanmerah Nov 25th, 2019 91 Never
Not a member of Pastebin yet? Sign Up, it unlocks many cool features!
  1. Workshop Sehari Menulis Berita
  2. Oleh. Day Milovich,,
  3.  
  4. Tulisan ini saya gunakan untuk workshop sehari penulisan berita, dirancang untuk peserta yang belum berpengalaman menulis dan cenderung tidak mau menulis. Jangan share kepada peserta, kecuali telah mengikuti workshop sampai selesai.
  5.  
  6. -------
  7.  
  8. Penugasan Bertahap:
  9.  
  10. 1. Menuliskan Caption Foto dengan 5W+1H
  11.  
  12. Mintalah peserta berkenalan. Berikan penugasan sama: memotret sekeliling (bisa keluar sebentar) kemudian meminta mereka menuliskan caption (keterangan foto). Setelah terkumpul, target pertama adalah peserta bisa memasukkan 5W+1H ke dalam caption foto. Jangan koreksi salah-benar caption itu. Setelah pemberian materi, pastikan mereka bisa menuliskan caption berisi 5W+1H.
  13.  
  14. 2. Nilai Berita, Judul, dan Lead
  15.  
  16. Mintalah peserta bercerita tentang berita mereka. Apa yang ingin mereka tuliskan di caption itu? Kenalkan dengan pengertian "berita", nilai berita, dan unsur-unsur dalam berita. Ajak mereka mengembangkan dari caption menjadi lead dan berita-singkat. Baru kemudian perbaiki judul.
  17.  
  18. 3. Menulis Berita
  19.  
  20. Setelah materi tersampaikan, mintalah peserta menuliskan berita, secara individual (jika bisa) atau berkelompok (per kelompok 2-3 orang). Setelah berita jadi, tukarkan ke kelompok lain, minta mereka menganalisis berita itu. Tujuannya, agar mereka mau membaca berita orang lain dan tahu di mana kesalahannya menurut orang lain. Fasilitator sebisa mungkin jangan menghakimi berita itu. Selama penulisan berita, lakukan pendampingan. Jangan mendikte, jangan memperbaiki di tengah proses. Jangan berlama-lama membuat berita karena masih perlu melakukan editing, penilaian, dan memberikan materi lain.
  21.  
  22. Berikan apresiasi yang membuat mereka bersemangat. Berikan tips yang mudah diingat. Berikan panduan agar mereka bisa memperdalam sendiri materi penulisan berita.
  23.  
  24. -------
  25. Berikut ini, materi pengantar yang bisa dipakai untuk workshop menulis berita.
  26.  
  27. *Berita Singkat (Straight News)*
  28.  
  29. *Pengantar*
  30.  
  31. + Media sosial mengilhami banyak sekali perubahan: sosial-politik dan penemuan teknologi
  32. + Era media sosial sulit membedakan antara berita, fake news, dan hoax.
  33. + Twitter dan Facebook sudah bergeser dari media perbincangan menjadi media press-release.
  34. + Bagaimana cara Anda mengikuti berita? Facebook bukan jawaban.
  35. + Mau berubah? Tuliskan berita Anda sendiri mulai sekarang.
  36.  
  37. *Berita*
  38.  
  39. Berita adalah "kejadian berdasarkan fakta yang dituturkan menurut sudut-pandang penulis, tanpa beropini".
  40.  
  41. Fakta 1 :
  42. Atap sebuah sekolah dasar rusak karena hujan padahal sebentar lagi ujian.
  43.  
  44. Fakta 2 :
  45. Jumlah siswa di kelas yang atapnya ambrol, semuanya 176 siswa.
  46.  
  47. *Berita:*
  48.  
  49. Hujan Deras, 176 Siswa Terancam Ujian Mundur
  50. Beberapa Atap Kelas di SD Negeri 1 Sulang Rusak karena Hujan  
  51. Fakta bisa sama, tetapi sudut pandang bisa berbeda.
  52.  
  53. *Unsur Berita paling singkat: 5W + 1H*
  54.  
  55. Who. Siapa pelakunya?
  56. What. Apa yang terjadi?
  57. Where. Di mana?
  58. When. Kapan?
  59. Why? Mengapa terjadi?
  60. How? Bagaimana terjadi?
  61.  
  62. Rumusan itu dapat disingkat menjadi kalimat berikut:
  63.  
  64. "Ibu membeli sayuran ke pasar pagi ini membeli sayuran untuk menyiapkan sarapan naik sepeda."
  65.  
  66. "Ibu / membeli sayuran / ke pasar / pagi ini / untuk menyiapkan sarapan / naik sepeda."
  67.  
  68. *Angle*
  69.  
  70. Sudut-pandang pemberitaan.  
  71. Pilihan reporter dalam menampilkan fakta.
  72.  
  73. *) Fakta bisa sebanyak-banyaknya, namun tidak semuanya harus masuk dalam liputan.
  74.  
  75. *Struktur Berita*
  76.  
  77. Struktur berarti susunan.
  78. Memahami struktur berita, dapat dipakai untuk latihan menuliskan berita. Yang penting mengerti peristilahan dalam berita dan bagaimana menyusunnya.
  79.  
  80. Struktur berita berbentuk "piramida terbaik" (inverted pyramid).
  81.  
  82. Info terpenting > Detail penting > dan Info latar.
  83.  
  84. Contoh Berita
  85. Buka: http://nasional.kompas.com/read/2017/03/11/15412281/jokowi.rp.6.triliun.hanya.buat.ubah.ktp.dari.kertas.jadi.berplastik  
  86.  
  87. *Struktur Berita*
  88.  
  89. Struktur berita terdiri dari:
  90.  
  91. *1. Judul Berita*
  92.  
  93. Judul Berita:
  94. "Jokowi: Rp 6 Triliun hanya buat Ubah KTP dari Kertas Jadi Berplastik"
  95.  
  96. *2. Lead*
  97.  
  98. + Lead berarti kepala berita, berupa paragraf awal dalam berita.
  99. + Lead menyampaikan yang terpenting dalam berita.
  100. + Lead terlihat dalam hasil pencarian Google. Pada website, lead bisa dimanipulasi tampilannya.  
  101.  
  102. Lead:
  103. JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo 'gerah' dengan perkara dugaan korupsi pada program pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik alias e-KTP.
  104.  
  105. *3. Detail Terpenting*
  106.  
  107. Detail terpenting, dinyatakan dalam bentuk penyampaian fakta baru.
  108. Ini bisa berupa pernyataan-langsung dan pernyataan-tak-langsung.
  109.  
  110. *Fakta Baru:*
  111. Jokowi menyatakan bahwa ektp itu menghabiskan uang, karena 6 trilyun habis untuk mengubah ktp kertas menjadi plastik, namun sistemnya belum beres, apalagi sekarang KPK mengungkap dugaan korupsi terkait pembuatan ektp.
  112.  
  113. *Pernyataan Langsung dari Narasumber*
  114.  
  115. Berita melibatkan narasumber dan #harus ada pernyataan-langsung.
  116. Dalam berita, bentuknya berupa kalimat dalam tanda apostrof.
  117.  
  118. Jokowi: "Habisnya enam triliun, jadinya hanya sebuah KTP yang tadinya kertas jadi berplastik. Sistemnya belum lagi."
  119.  
  120. Jokowi: "Kemendagri sekarang ini semuanya juga ragu-ragu, resah melakukan sesuatu, karena juga takut."
  121.  
  122. Jokowi: "Supaya diketahui, (pejabat) Kemendagri yang dipanggil ke KPK itu ada 23. Bolak-balik, bolak balik."
  123.  
  124. Jokowi: "Sekarang jadi bubrah (kacau) semua gara-gara anggaran (pengadaan e-KTP) dikorup."
  125. Jokowi: "Saya harap ini diproses yang benar. Saya yakin juga KPK bertindak profesional terhadap kasus ini"
  126.  
  127. *Pernyataan tak-Langsung dari Narasumber*
  128.  
  129. Pernyataan yang disampaikan penulis, berdasarkan apa yang disampaikan narasumber, berupa: ringkasan, uraian, ataupun penjelasan yang dipadukan dengan data lain. Harus tetap selalu faktual dan tidak mengandung penafsiran penulis.
  130.  
  131. Jokowi juga mendapat laporan bahwa pejabat Kementerian Dalam Negeri banyak yang menjadi ragu-ragu dalam memutuskan terkait kelancaran program e-KTP tersebut.
  132.  
  133. *3. Info Latar*
  134. + Penjelasan Konteks Berita
  135. + Detail kecil yang diperlukan.
  136. + Konteks dengan berita terkait, sebelumnya.
  137.  
  138. *4. Foto/Video dan Caption*
  139. + No photo is hoax.
  140. + Gunakan foto jurnalistik.
  141.  
  142. *) Foto jurnalistik adalah foto yang menjadi acuan berita. Ilustrasi adalah gambar (rekaan) atau foto lain (foto lama) yang mengacu pada berita.
  143.  
  144. + Caption berarti keterangan foto. Sebaiknya berisi 5W+1H versi singkat.
  145.  
  146. Presiden Joko Widodo saat meninjau pameran furniture di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta Pusar, Sabtu (11/3/2017).
  147.  
  148. *Properti Berita*
  149.  
  150. Berupa informasi tambahan yang ada dalam postingan berita.
  151.  
  152. Tanggal: Sabtu, 11 Maret 2017 | 15:41 WIB
  153.  
  154. Rubrik (Category) : News / Nasional
  155.  
  156. Keyword : korupsi e-KTP kasus e-KTP, Kasus korupsi e-ktp, proyek e-KTP
  157. Penulis dan Editor : ...
  158.  
  159. *Prinsip Pemberitaan*
  160.  
  161. *1. Faktual*
  162. + Harus berdasarkan fakta. Menulis berita tidak sama dengan mengarang berita.
  163. + Semua data terverifikasi.
  164.  
  165. *2. Check and Balance*
  166.  
  167. Berita harus berimbang. Jika berupa konflik dan kontroversi, sebisa mungkin tidak hanya 1 (satu) narasumber, cari narasumber atau fakta lain agar berita berimbang.
  168.  
  169. *3. Show, do not tell.*
  170.  
  171. Tunjukkan, jangan katakan.
  172.  
  173. Uraikan tanpa beropini. Biarkan opini menjadi milik narasumber.
  174.  
  175. Contoh "show": Rina menangis melihat kiosnya terbakar.
  176.  
  177. Contoh "tell": Rina bersedih melihat kiosnya terbakar.
  178.  
  179. Kompromi: Rina menangis melihat kiosnya terbakar. Rina menuturkan, "Saya tidak tahu bagaimana nanti harus membayar cicilan ruko 5 juta per bulan. Saya sedih, tidak punya jalan keluar."  
  180.  
  181. *4. Sudut pandang menarik dan bernilai berita.*
  182.  
  183. Apa yang menarik diberitakan?
  184.  
  185. Berita memiliki nilai.
  186.  
  187. *10 Nilai Berita*
  188.  
  189. 1. Apakah berita ini berpengaruh pada publik?
  190. 2. Seberapa penting informasi ini?
  191. 3. Baru terjadi? Semakin baru dan siap-disajikan, semakin bagus. Twitter masih nomor 1.
  192. (uraikan tentang tutorial melihat berita di Twitter)
  193. 4. Adakah kedekatan kejadian ini dengan orang-orang di sekitarnya? Semakin melokal, semakin dekat.
  194. 5. Ketokohan orang yang terlibat. Media online punya newsmaker dan selebritas, misalnya: Ahok dan Raisa.
  195. 6. Dampak berita, diprediksi mengundang perbincangan.
  196. 7. Konflik.
  197. 8. Human Interest. Menyentuh perasaan publik.
  198. 9. Keanehan, keunikan, yang tak-lazim.
  199. 10. Seksualitas.
  200. ---
  201. *Praktek*
  202.  
  203. Cobalah Menuliskan Berita.
  204.  
  205. Gunakan lembaran isian ini selama mencari dan menuliskan berita.
  206. ---
  207. Judul Berita:
  208. ...
  209. ---
  210. WHAT. Apa kejadiannya?
  211. ...
  212. ---
  213. WHO.
  214. Pelaku Berita:
  215. ...
  216. ...
  217. ...
  218. ---
  219. Narasumber A :
  220. Nama: ...
  221. sebagai: ...
  222. Kontak:
  223. ---
  224. Narasumber B :
  225. Nama: ...
  226. sebagai: ...
  227. Kontak: ...
  228.  
  229. *) Narasumber bisa lebih dari 1. Kontak dibutuhkan untuk verifikasi data dan melengkapi uraian.
  230. ---
  231. WHERE.
  232. Kota, lokasi, detail.
  233. Apa yang menarik dari lokasi kejadian ini?
  234. ---
  235. WHEN.
  236. Kapan terjadi?
  237. Ada apa sebelum kejadian ini?
  238. ---
  239. WHY.
  240. Mengapa terjadi?
  241. ---
  242. HOW.
  243. Bagaimana detail kejadian?
  244. Bagaimana peristiwa ini akan mempengaruhi hal lain?
  245. Konteks apa saja yang perlu dijelaskan?
  246. ---
  247. *7 Tips untuk Latihan Menulis Berita*
  248.  
  249. Bagaimana cara saya latihan menuliskan berita?
  250.  
  251. 1. Bacalah berita kemudian uraikan strukturnya berdasarkan cara di atas.
  252. 2. Ketahui sudut-pandang dari berita yang Anda baca.
  253. 3. Tulis-ulang judul dan lead yang sudah Anda baca lalu tambahkan detail sendiri.
  254. 4. Cari kejanggalan dalam sebuah berita.
  255. 5. Upload foto jurnalistik (foto kejadian yang punya nilai berita) di Facebook dan buatlah berita singkat.
  256. 6. Cari foto kejadian kemudian cobalah membuat judul dan lead berita atas foto tersebut.
  257. 7. Jangan pernah lelah mencoba memberitakan kejadian yang Anda temui. Tidak harus panjang, yang penting unsur 5W+1H dan prinsip pemberitaan terpenuhi.
  258.  
  259. -------
  260.  
  261. Gunakan tulisan ini sebagai panduan, jangan beritahukan kepada peserta workshop penulisan berita. *[dm]*
  262.  
  263. Day Milovich,,
  264. Webmaster, artworker, penulis, tinggal di Rembang dan Semarang.
RAW Paste Data
We use cookies for various purposes including analytics. By continuing to use Pastebin, you agree to our use of cookies as described in the Cookies Policy. OK, I Understand
Top